Nonton TV Yuk (MIVO TV)

Rabu, 10 April 2013

Brand Indonesia Yang Dianggap Brand Asing

Sampai saat ini ada suatu anggapan di kalangan masyarakat Indonesia bahwa barang-barang buatan luar negeri selalu lebih baik dari barang buatan dalam negeri, hal ini tentu saja membuat brand asal Indonesia menjadi sulit bersaing di pasar domestik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut puluhan brand lokal berikut ini, entah secara sengaja atau tidak, menggunakan brand yang terkesan berasal dari luar negeri sehingga masyarakat Indonesia sendiri tidak tahu bahwa sebenarnya brand tersebut berasal dari Indonesia, hebatnya lagi beberapa brand tersebut kini telah sukses masuk di pasar internasional.

1. Essenza

Essenza adalah salah satu brand keramik asal Indonesia yang cukup terkenal. Produk ini sering dianggap sebagai brand luar negeri karena nama yang diggunakan plus karena iklan mereka yang terkesan sangat profesional sehingga sangat sulit untuk mempercayai bahwa produk ini buatan Indonesia. Produk ini di produksi oleh PT. Intikeramik Alamsari Industri yang berbasis di Tangerang. Saat ini produk mereka telah dijual di 5 negara termasuk Italia yang terkenal sebagai salah satu negara penghasil keramik berkualitas.

2. Lea

Produk jeans yang satu ini malah terkesan sangat Amerika sekali. Lihat saja logo yang mereka gunakan, terkesan mirip dengan bendera negara Amerika. Sebenarnya awalnya memang produk ini diluncurkan di Singapura pada tahun 1973 sebagai produk Amerika, hal inilah yang menyebabkan mengapa Lea menggunakan brand seperti produk Amerika. Tapi sebenarnya produk ini adalah hasil produksi PT. Lea Sanent yang asli Indonesia.

3. Tomkins

Tomkins merupakan salah satu brand sepatu yang cukup terkenal. Mereka menyediakan berbagai jenis sepatu terutama untuk sepatu yang bertema casual dan sport. Sekilas dari namanya kit pasti mengira ini adalah produk Amerika, tetapi sebenarnya ini adalah produk Indonesia yang diproduksi oleh PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Pada tahun 2011 lalu brand ini berhasil memproduksi 1,9 juta pasang sepatu dengan nilai penjualan mencapai 184,39 milyar rupiah.

4. J. CO Donuts and Coffe

J. CO Donuts and Coffe pertama kali dibuka di Supermall Karawaci pada tahun 2005. Saat ini usaha yang dimiliki oleh Johny Andrean ini telah membuka cabang di berbagai kota di Indonesia dan beberapa negara lain seperti di Malaysia, Philipina, Singapura dan China.

5. Maspion

Maspion merupakan salah satu produk yang sangat terkenal di Indonesia. Brand ini memfokuskan usahanya pada berbagai kebutuhan rumah tangga. Dahulu saya mengira produk ini adalah buatan China, baru setelah melihat slogan mereka yang berbunyi "Cintailah produk-produk Indonesia" saya mulai berpikir apakah produk ini buatan Indonesia, hal ini jugalah yang membuat saya akhirnya membuat artikel ini dan mencari produk-produk lain yang mungkin secara tidak sengaja kita anggap sebagai produk asing. Brand ini merupakan milik Group Maspion yang pabriknya terdapat dibeberapa kota di pulau Jawa seperti di Sidoarjo, Gresik dan Jakarta. Nama Maspion sendiri ternyata memiliki arti yang sangat nasionalis yaitu Mengajak Anda Selalu Percaya Industri Olahan Nasional.

5. Polytron

Menilik dari namanya sekilas kita pasti menganggap bahwa produk elektronik ini berasal dari Jepang. Produk ini awalnya diproduksi pada tahun 1975 di Kudus oleh PT. Indonesian Electronic &Engineering. Pada tahun 1976 perusahaan ini berganti nama menjadi PT. Hartono Istana Elektronik, sebelum kemudian berganti nama lagi menjadi PT. Hartono Istana Teknologi setelah mengalami merger. Saat ini Polytron memiliki  buah pabrik yang terletak di Kudus dan Semarang.

6. Polygon

Polygon adalah salah satu brand sepeda yang sangat terkenal di Indonesia. Soal kualitas tak ada yang meragukan kehandalan produk-produk Polygon. Produk Polygon merupakan produksi dari PT. Insera Serna yang telah berdiri sejak tahun 1989 di Sidoarjo. Saat ini sekitar 70% produk PT. Inserna dipasarkan untuk pasar luar negeri terutama untuk Eropa dan Asia.

7. California Fried Chicken

Dari logo dan namanya kedai fastfood yang satu ini memang terasa sekali beraroma western. Tapi nyatanya CFC merupakan brand asli Indonesia. CFC dikelola oleh sebuah perusahaan bernama PT. Pioneerindo Gourmet Tbk yang 100% asli INdonesia dan tidak ada campur tangan asing didalamnya. Pemilihan nama CFC sendiri untuk menggambarkan kualitas ayam goreng mereka yang setara dengan produk dari Amerika.

8. Eiger

Para pecinta alam dan penggemar aktivitas outdoor pasti tidak asing lagi dengan brand yang satu ini. Saya sendiri termasuk penggemar berat produk-produk Eiger, walau biasanya hanya bisa menikmatinya dengan melihat di toko karena harganya memang tergolong mahal. Kebanyakan orang menganggap Eiger sebagai produk asal  Eropa, hal ini mengacu pada pemilihan nama Eiger yang merupakan salah satu gunung di Swiss. Merk Eiger sendiri berada dibawah PT. Eksonindo Multi Product Industry dengan pabrik yang berada di daerah Soreang, Bandung.

9. Cocona Natural Healing

Produk kecantikan yang satu ini katanya sangat terkenal di Indonesia, mohon maaf karena saya tidak tahu produk ini karena saya bukan tipe orang yang suka melakukan perawatan tubuh hehehe. Produk ini merupakan produksi PT. Trimatari Bio Persada Recovery. Saat ini produk-produk mereka telah diekspor ke Singapura, beberpa negara Eropa Timur dan Finlandia.

10. Excelso

Selain terkenal karena produk kopi kemasannya, Excelso semakin dikenal publik lewat Excelso Cafe. Tapi justru Excelso Cafe inilah yang membuat brand ini dianggap sebagai brand asing. Sebenarnya Excelso merupakan salah satu anak perusahaan dari Kapal Api Group.

11. Buccheri

Melihat dari namanya kebanyakan orang akan menyangka bahwa produk sepatu dan tas ini berasal dari Italia. Tapi sebenarnya produk-produk Buccheri yang telah ada sejak  ini diproduksi oleh PT. Virgano Cipta Perdana.

12. Terry Palmer

Melihat namanya, yang mirip nama bule, pasti banyak orang yang beranggapan bahwa produk ini berasal dari Eropa atau Amerika. Ternyata produk ini merupakan hasil produksi PT. Indah Jaya Handuk yang berada di Tanggerang. Handuk yang diklaim sebagai handuk paling higenis ini sekarang telah berhasil merambah pasar Jepang, Australia, Amerika dan Eropa.

13. The Executive

Awalnya mereka menggunakan brand Executive 99, baru pada sekitar tahun 2000 mereka menggunakan brand The Executive. Brand ini terkenal dengan kualitas mereka yang baik, bahkan mereka pernah menerima ICSA (Indonesian Customer Satisfaction Award) pada tahun 2005 untuk kategori kemeja pria. Produk-produk The Executive sendiri diproduksi oleh PT. Delami Garment Industries.

14. Casablanca

Saat kita mendengar nama Casablanca partilah yang terbayang parfum buatan luar negeri. Apalagi saat kita melihat iklan mereka yang banyak menggunakan model bertampang bule dengan logat Perancis-nya, maka semakin tertanam dalam otak kita bahwa parfum ini adalah buatan Perancis. Tetapi sebenarnya parfum ini asli Indonesia dan diproduksi oleh PT. Priskila Prima Makmur yang berada didaerah Muara Kapuk.

15. Edward Forrer

Edward Forrer adalah sebuah perusahaan sepatu dan tas yang diberi nama sesuai dengan nama pemiliknya. Usaha yang kantor pusatnya berada di Jalan Veteran no. 44 Bandung ini kini telah menjadi salah satu bisnis waralaba yang terkenal. Beberapa gerai waralabanya berada di luar negeri seperti di Australia, Hawaii dan Malaysia.

16. Broco

Brand ini memasarkan berbagai peralatan dan instrumen kelistrikan. Produk-produk mereka telah banyak digunakan dalam berbagai gedung termasuk hotel, perkantoran dan rumah. Produk Broco di produksi oleh Pt. Broco Mutiara electrical Industry.

17. Paseo

Bisa jadi Paseo merupakan merk tisu yang paling terkenal di Indonesia. Produk-produk merekapun kini mulai memasuki pasar di luar negeri seperti di negara Singapura, Philipina, Australia dan Belgia. Brand tisu premium ini diproduksi oleh PT. Pindo Deli.

18. Silver Queen

Siapa yang tidak kenal Silver Queen. Produk coklat satu ini hampir setiap hari iklannya nongol di TV. Tapi siapa sangka produk terkenal ini ternyata buatan Indonesia. Silver Queen merupakan produk dari PT. Petra Foods. Saat ini produk Silver Queen setidaknya telah dijual di 17 negara dan merupakan saingan M&M’S dalam industri coklat dunia.

19. Sophie Martin Paris

Brand ini merupakan salah satu brand yang sukses menipu saya. Awalnya karena ada embel-embel kata Paris pada brand mereka saya menganggap produk ini benar-benar berasal dari Paris. Ternyata setelah saya telusuri produk mereka merupakan produksi dalam negeri, pemberian tambahan Paris ini dikarenakan kedua pemiliknya yang ternyata suami istri adalah seorang ekspatriat yang berasal dari Perancis yaitu Bruno Hasson dan Sophie Martin.

20. Magno

Magno merupakan brand radio bertema klasik yang menggunakan kayu sebagai bahan bakunya. Radio ini kini telah beredar sampai ke Jepang, Amerika, Finlandia, Inggris dan Perancis. Magno merupakan hasil kreasi dari Singgih Susilo Kartono. Uniknya untuk membuat sang pemilik mempunyai ikatan dengan radionya, Singgih sengaja memfinishing radio ini dengan minyak kayu, sehingga sang pemilik harus sering merawat radio.

21. Radix Guitar

Awalnya usaha ini hanya didasarkan pada keprihatinan Toien Bernadhie karena tidak adanya gitar profesional buatan Indonesia yang layak digunakan dalam ajang Internasional. Ia pun lalu mulai merintis usaha ini dengan memanfaatkan bahan baku yang sebagian besar berasal dari Indonesia. Saat ini pemasaran gitar ini telah mencakup beberapa negara besar di dunia seperti Inggris dan Australia.

22. GT Radial

Saat mendengar nama GT radial mungkin kita akan mengira ini produk ban asal luar negeri. Namun saat kita melihat kepanjangan GT yaitu Gajah Tunggal kita pasti langsung tersadar bahwa ternyata ini adalah brand asal Indonesia. Saat ini PT. Gajah Tunggal selaku pemegang lisensi GT Radial telah mengekspor produknya ke sekitar 80 negara dengan nilai lebih dari 3 triliyun rupiah.

23. Hoka Hoka Bento

Dulunya saya kira restoran ini asli dari Jepang, tapi ternyata restoran cepat saji ini asli Indonesia dan berada di bawah naungan PT. Eka Bogianti. Restoran pertama mereka berada di Kebun Kacang, Jakarta. Saat ini gerai-gerai mereka telah tersebar di berbagai kota di Indonesia.

24. V8 Sound

V8 Sound merupakan brand sound asli Indonesia yang diproduksi oleh PT. Tiga Bintang Nusantara. Saat ini produk mereka banyak beredar di berbagai negara di dunia. Bahkan pada sebuah event Pro-Audio terbesar di dunia, mereka mampu mencatatkan transaksi sebesar lebih dari 2 juta USD hanya dalam satu hari saja.

25. Nexian

Saya, mungkin juga sebagian besar dari kita, pasti awalnya menganggap bahwa nexian adalah buatan China. Namun ternyata produk Nexian merupakan produk Indonesia yang berada di bawah group Affinity. Sayangnya menurut info terakhir yang saya dapat kabarnya brand lokal pertama yang memiliki pabrik di Indonesia ini kabarnya telah di akuisisi oleh sebuah perusahaan asal Singapura Spice i2i, yang merupakan penyebab nama Nexian berubah menjadi S Nexian.

26. Hypermart

Hypermart merupakan sebuah brand pasar swalayan yang lisensinya dipegang oleh PT. Matahari Putra Prima, dulunya bernama PT. Matahari Departemen Store. Saat ini jaringan Hypermart telah berada di berbagai kota di Indonesia dan menjadi saingan bagi swalayan-swalayan asing seperti Carrefour.

Minggu, 07 Agustus 2011

Inilah 3 Penjahat Legendaris dari Indonesia


KUSNI KASDUT
 Di era 70 hingga 80 an, nama mereka begitu ditakuti, disegani, sekaligus dbenci oleh masyarakat. 3 nama ini telah cukup membuat polisi bekerja keras memburu mereka.

Berikut adalah profil dan secuil kisah mereka.

KUSNI KASDUT

Siapa yang tidak mengenal tokoh ini pada era 70 an, salah satu pejahat Legendaris, tertangkap dan di vonis hukuman mati atas segala perbuatannya. Namun pada saat – saat akhir hayat nya ia bertobat dan dengan “tegar” menghadapi hukumannya.

Dalam keterasingannya di penjara dan jauh dari orang-orang yang dicintai, ternyata sisi agamis Kusni Kasdut tumbuh semakin dalam. Apalagi ketika dia di penjara dan sebelum dieksekusi mati, dia sempat berkenalan dengan seorang pemuka agama Katolik.

Setelah berkenalan dengan pemuka agama tersebut, akhirnya dia memutuskan menjadi pengikut setia. Kusni Kasdut dibaptis sebagai pemeluk Katolik dengan nama Ignatius Kusni Kasdut.

Saat menunggu hari eksekusi, dia menuangkan rasa cintanya terhadap agama yang telah dia anut dalam sebuah lukisan yang terbuat dari gedebog pohon pisang. Dalam lukisan tersebut, tergambar dengan rinci Gereja Katedral lengkap dengan menara dan arsitektur bangunannya yang unik. Dan sampai sekarang masih tersimpan rapi di Museum Gerja Katederal Jakarta.

“Setelah lukisan gedebog pisang itu jadi, sebagai tanda terima kasihnya, Kusni Kasdut memberikan lukisannya itu kepada Gereja Katedral, Jakarta. Beberapa hari setelah itu, Kusni Kasdut ditembak mati,” ujar pengurus Museum Katedral, Jakarta, Eduardus Suwito.

Lukisan Kusni Kasdut
 Pada masanya Kusni kasdut adalah penjahat spesialis “barang antik” salah satunya yang paling spektakuler ia merampok Museum Nasional Jakarta. Dengan menggunakan jeep dan mengenakan seragam polisi (yang tentunya palsu), dia pada tanggal 31 Mei 1961 masuk ke Museum Nasional yang dikenal juga Gedung Gajah. Setelah melukai penjaga dia membawa lari 11 permata koleksi museum tersebut.

Pernah membunuh dan merampok seorang Arab kaya raya bernama Ali Badjened pada 1960-an. Kusni Kasdut dalam aksinya ditemani oleh Bir Ali. Ali Badjened dirampok sore hari ketika baru saja keluar dari kediamannya di kawasan, Awab Alhajiri. Dia meninggal saat itu juga akibat peluru yang ditembak dari jeep yang dibawa oleh Kusni Kasdut.

Saat-saat terakhir Kusni Kasdut ini dijadikan ide untuk lagunya God Bless “Selamat Pagi Indonesia” di album “Cermin”. Lirik lagu ini ditulis oleh Theodore KS, wartawan musik Kompas yg jagoan menulis lirik lagu.
Kusni Kasdut pada saat sedang menunggu keputusan atas permohonan grasinya sempat melarikan diri kemudian dapat ditangkap kembali dan akhirnya menjalankan pidana matinya.

Kusni Kasdut sempat dijuluki “Robin Hood” Indonesia, karena ternyata hasil rampokannya sering di bagi – bagikan kepada kaum miskin.

Tangan kanan Kusni Kasdut adalah Bir Ali, anak Cikini Kecil (sekarang ini letaknya di belakang Hotel Sofyan). Bir Ali, yang juga menjadi pembunuh Ali Bajened bersama Kusni Kasdut di Jalan KH Wahid Hasyim, bernama lengkap Muhammad Ali. Dia mendapat gelar Bir Ali karena kesukaannya menenggak bir, ia tewas dalam tembak menembak dengan polisi.

Ia menjalani hukuman matinya didepan regu tembak pada 16 Februari 1980. 

SLAMET GUNDUL

JARANG-jarang Mabes Polri mengeluarkan perintah paling keras dalam menangkap bajingan: hidup atau mati. Tahun 1989, Direktur Reserse Mabes Polri Koesparmono Irsan mengeluarkan perintah kepada segenap jajaran Reserse Polri di Pulau Jawa, Nusa Tenggara, dan Sumatera Bagian Selatan agar menangkap seorang buron dengan kata-kata ancaman tadi. "Tangkap Slamet Gundul hidup atau mati." Siapa Slamet Gundul? Lelaki berpipi tembam, hidung lebar, dan tanpa lipatan kelopak mata itu dulu pernah menjadi musuh polisi nomor satu.

Namanya berubah-ubah. Kadang Slamet Santoso, lain waktu Samsul Gunawan. Tapi julukannya yang top adalah Slamet Gundul. Dialah tersangka bos kawanan garong nasabah bank bersenjata api yang belasan kali menggegerkan berbagai kota di seantero Pulau Jawa. Polisi boleh dibilang sudah mati-matian mengejar buron itu. Tapi bukan Slamet Gundul namanya, bila tidak licin.

Ia beberapa kali lolos dari kepungan polisi. Pernah tertangkap dan diadili, tapi ia kabur dari halaman Pengadilan Negeri Jakarta Timur, begitu vonisnya dibacakan hakim. Slamet bersama 7 kawanannya pernah dicegat oleh enam jagonya reserse Polda Ja-Teng, dari Unit Sidik Sakti, di sebuah pompa bensin di Pandansimping, Klaten, Jawa Tengah, ketika hendak beroperasi. Lewat baku tembak selama 15 menit, seorang rekan Slamet, Jarot, tewas dengan lima peluru. Sedangkan dua orang lagi, Subagio dan Sugeng, tertangkap dalam keadaan terluka. Slamet sendiri, yang sudah kena tembak di kedua bahunya, masih bisa kabur dengan sepeda motor. Polda Jawa Tengah tentu saja gemas akibat lolosnya buron itu. Sebab, dalam setahun beroperasi di Semarang, komplotan Slamet bisa menjarah duit Rp 159,5 juta. Tahun 1989 komplotan itu merampas Rp 23 juta milik pedagang tembakau asal Kendal, Rp 40 juta uang juragan ikan, dan Rp 34 juta milik Universitas Islam Sultan Agung. Nasabah BCA cabang Peterongan kena sikat Rp 28,5 juta dan karyawan PT Nyonya Meneer kena rampok Rp 34 juta.

Setelah kelompok "Kwini", Slamet agaknya mencatat rekor perampokan dalam frekuensi kejahatan dan hasil jarahan tertinggi saat ini. Korban utamanya memang nasabah bank. "Biasanya salah seorang dari kami datang dulu ke bank dengan sepeda motor, pura-pura jadi nasabah," kata Subagio dan Sugeng, anggota kelompok Slamet yang tertangkap di Klaten, hampir serempak. Dengan penyamaran itu, kata kedua orang tadi, mereka bisa mengetahui nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar. Kalau sudah dapat sasaran, komplotan Slamet itu akan menguntit mangsanya dengan sepeda motor. Dengan kode itu, Slamet, yang biasanya menunggu bersama gangnya di atas mobil di luar halaman bank, segera tahu mangsa yang dituju. Setelah itu, barulah kelompok Slamet, yang bermobil, menyusul dan menghadang korban.

Modus ini diduga juga dilakukan komplotan Slamet ketika merampok di kawasan Kampung Bali, Jakarta Pusat. Ketika itu mobil Chevrolet dengan penumpang dua karyawan CV Bambu Gading akan menyetor uang Rp 10 juta ke bank. Kendaraan mereka tiba-tiba dipepet kendaraan perampok, sebuah minibus dan dua buah sepeda motor. Mobil korban benar-benar tak bisa bergerak setelah minibus itu tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Pada waktu itulah perampok yang bersepeda motor mengacungkan pistol lewat jendela. Ketika komplotan itu beraksi, dua polisi, di antaranya Letnan Dua Soewito, mencoba menyergap mereka. Tembak-menembak terjadi. Dua perampok tewas, empat lainnya kabur. Tapi, di pihak polisi, Soewito roboh dengan peluru bersarang satu sentimeter di bawah mata kanannya. Sebelum "main" di Semarang, pada 1987, reserse Jakarta memang beberapa kali menguber komplotan itu. Waktu itu rekor Slamet sudah merampok 11 kali nasabah bank. Pada Januari 1987, dua regu reserse Polda Meto Jaya mengepung rumah sewaan Slamet di bilangan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tapi, begitu pintu rumah diketuk polisi, yang keluar cuma istrinya. Slamet sendiri, dengan menggenggam dua pistol Colt kaliber 32 dan 38 melompati tembok dua meter yang membatasi kamar mandinya dengan dapur tetangga. Di rumah itu sudah ada dua anggota polisi yang menunggunya. Tapi polisi kalah cepat. Bagai koboi mabuk, ia menembak membabi buta. Ajaib, ia menerobos pagar puluhan petugas yang mengepungnya. Ia kabur setelah menyambar sebuah Metromini yang sedang dicuci keneknya. Toh pada awal tahun itu juga polisi berhasil menjerat belut itu. Bersama dua anggota komplotannya, Jarot dan Sahut, ia dihadapkan ke meja hijau.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengganjar ketiganya masing-masing hukuman 3 tahun. Tapi, ketika petugas menggiring ketiga terpidana itu ke mobil tahanan, mereka mendorong pengawal tersebut dan segera lari. Hanya Sahut yang bisa diamankan lagi. Tapi Slamet dan Jarot kabur dengan pengendara sepeda motor, yang anehnya telah menunggu di luar halaman pengadilan. Menurut Sugeng dan Subagio, bos mereka selama di LP Cipinang justru berhasil merekrut anggota baru dari sesama rekan tahanan di sana. "Slamet itu orangnya pandai mengambil hati, sehingga banyak yang bersedia ikut kelompoknya," kata mereka. Sugeng dan Subagio, yang masuk Cipinang juga karena merampok bank, mengaku ikut Slamet setelah berkenalan di Cipinang tersebut. Subagio, setelah menjalani hukuman selama 2 tahun, baru dilepas awal 1989. "Setelah saya keluar LP, saya lalu menghubunginya," ujarnya. Menurut mereka, meskipun Slamet yang menyusun skenario kejahatan dengan kekerasan itu, toh sebenarnya ia tak kejam. "Ia belum pernah membunuh korban-korbannya," kata Sugeng. Yang kejam itu, kata mereka, justru Jarot, yang mati tertembak di pompa bensin itu.

JOHNY INDO

Dengan tubuhnya jangkung dengan kulitnya yang bersih. Tutur katanya halus. Mungkin orang akan mengira dia hanyalah seorang lelaki biasa saja. Seorang ayah yang baik, yang mengajari PR bagi anak-anaknya, atau suami yang menyayangi istrinya. Apalagi di masa mudanya di juga tampan. Dan dia indo, lahir di Garut Garut, 06 November 1948. Tapi siapa sangka dia adalah pimpinan kawanan perampok yang sangat disegani. Yohanes Hubertus Eijkenboom atau Johnny Indo.
Johny Indo dan 12 anak buahnya yang ia beri nama “pachinko” alias pasukan china kota sangat disegani sebagai perampok yang malang melintang di Jakarta dan sekitarnya. Johnny Indo adalah spesialis perampok toko emas dan selalu melakukan aksi pada siang hari. Mereka yang merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979. Perampokan ini menjadi berita yang menggemparkan karena gerombolan membawa lima pistol, satu buah granat, dan puluhan butir peluru. Johnny mengaku mendapatkan senjata api dari sisa-sisa pemberontakan RMS, PRRI atau DI TII.
Sesungguhnya Johnny Indo berasal dari keluarga miskin. Sejak kecil dia suka membaca buku termasuk petualangan Sunan Kalijaga yang sebelum menjadi wali merupakan perampok, namun perampok untuk kebaikan semua dengan membagikan hasil rampokan kepada orang miskin. Atau tentang Si Pitung seorang perampok budiman dari Jakarta. Robbin Hood yang berkiprah di desa kecil bernama Nottingham, Inggris.
Berkali-kali pula Johny Indo mengulangi perbuatannya dan hasil jarahannya dia bagi-bagikan kepada masyarakat miskin. Namun sepandai-pandai tupai melompat sekali gagal juga. Pepatah itu nampaknya berlaku juga buat Johny Indo dan kelompoknya. Karena kekuranghati-hatian salah seorang anggota kelompoknya yang menjual emas, hasil barang jarahan sembarangan, satu demi satu anak buah Johny Indo dibekuk petugas. Johny Indo akhirnya tertangkap di Gua Kiansiantang, Sukabumi, Jawa Barat. Dia diganjar 14 tahun penjara dan dijebloskan ke Nusakambangan.
Ternyata mendekam di Nusakambangan tidak membuat petualangan Johny Indo berakhir. Bersama 14 tahanan lainnya, Johny Indo membuat geger karena kabur dari sel. Hampir semua aparat keamanan waktu itu dikerahkan untuk menangkap Johny Indo dan kelompoknya. Namun setelah bertahan hingga dua belas hari, Johny Indo pun menyerah. Dia menyerah karena sudah berhari-hari tidak makan. Selain itu 11 tahanan yang melarikan diri bersamanya tewas diberondong peluru petugas. Kisah pelarian Johny Indo yang legendaries itu bahkan sempat diangkat ke layar film dengan Johny Indo sebagai bintangnya sendiri.

FILM JOHNY INDO

  Johnny Indo yang dalam karirnya merampok pantang melukai korbannya selama di penjara itu banyak waktu luang, dari sana mulai berfikir tentang jati diri, akhirnya selama dipenjara banyak belajar agama Islam karena sebelumnya beragama nasrani.
Kini Johny Indo tinggal di daerah Sukabumi, Jawa Barat bersama istrinya, Vinny Soraya dan kedua putra-putrinya. Ia telah berubah. Ia menjalani kehidupan barunya sebagai seorang juru dakwah. Di saat senggang ia menghabiskan waktu dengan membenahi rumahnya yang sederhana sambil menunggu panggilan dakwah.

Rabu, 27 Juli 2011

MEMBUAT HEADER BLOG SENDIRI DENGAN CorelDraw



Untuk membuat sebuah header blog versi sendiri (costumize), sangatlah mudah tinggal gunakan saja gambar dengan format Jpg, Gif atau PNG. kemudian sesuikan ukurannya dengan panjang x lebar header blog anda.



caranya : lihat blog anda tekan F11, lalu tekan Print Screen (pada Keyboard). kemudian buka Photoshop lalu crop bagian headernya, dan lihat ukurannya (Image size).

untuk gambar header yg statis bisa diupload langsung dari komputer anda. sedangkan untuk gambar yang dinamis (bergerak) anda perlu menguploadnya dulu misalnya ke Photobucket. setelah mendaftar, mengupload kemudian didapatkan link address gambarnya, anda tinggal memasangnya.

sesuai judul postingan di atas, kembali ke pokok bahasan

buka CorelDraw anda mulai dengan New (Ctrl+N)
selanjutnya Import gambar yang akan dijadikan Header Blog (Ctrl+I)








































anda tinggal menambahkan tulisan atau Text
sesuaikan jenis fontnya dengan selera anda












Gbr setelah diberi Text


atau anda ingin menggambarnya langsung
di CorelDraw




Gbr. digambar langsung di CorelDraw


















seterusnya tinggal Export (Ctrl+E) ke format
Jpg, Gif atau PNG








kalau gambar sudah diberi text sebaiknya judul blog yang asli disembunyikan
caranya log in ke blog anda pilih rancangan kemudian edit header blog

































sembunyikan Judul Blog asli dengan memberi mencentang tulisan "selain judul dan keterangan" dan "susutkan agar sesuai"


kalau hendak memakai header yang sudah diupload terlebih dulu di web tinggal paste link addressnya seperti gambar di atas


setelah selesai klik 'simpan'

... selesai !

MEMASUKAN BEBERAPA PHOTO KE DALAM KONTEN DENGAN CorelDRAW





Masih mengenai Smart Fill Tool kali ini kita akan menggabungkannya dengan efek Power Clips. jadi Postingan kali ini menyambung post sebelumnya yaitu tentang Smart Fill dan Power Clips. dan kita akan menggabungkan keduanya ...



Buka CorelDRAW anda dan buatlah sebuah kotak dengan Rectangle Tool (F6)
buat beberapa garis memotong kotak tersebut dengan Freehand atau Bezier, seenaknya saja



lalu pilih Smart Fill Tool dari Tool Box


klik pada semua bagian dari kota tersebut sehingga menjadi berwarna



lalu Import beberapa Photo (Ctrl+I)
misalnya kotaknya kita bagi jadi 6 bagian, maka Import pula 6 buah Photo


klik pada Photo yang pertama, lalu klik Menu Bar>Effects pilih Power Clips>Place Inside Container, setelah kursor berubah menjadi tanda panah klik pada bagian kotak yang mana saja



jika gambarnya dirasa kurang pas, anda masih bisa mengeditnya dengan edit konten
(Effects>Power Clips>Edit Contents) Photo bisa diperbesar, diperkecil, dirotasi dan digeserkan. untuk disesuaikan dengan ukuran konten, setelah selesai mengedit klik Finish Editing This Level.



lakukan juga langkah langkah yang sama untuk Photo yang ke 2 dan seterusnya
dan setelah semua Photo dimasukan ke dalam konten anda tinggal menghapus garis garisnya ...


itulah seri kedua pelajaran tentang CorelDraw, 
Selamat mencoba

Senin, 25 Juli 2011

EFEK GULUNGAN KERTAS DENGAN CorelDraw



















Sebuah tutorial membuat efek gulungan pada foto, tutorial itu mengajarkan bagaimana caranya membuat efek gulungan kertas pada foto dengan menggunakan Photoshop. saya berpikir dengan CorelDraw pun kita bisa memakai efek tersebut dengan hasilnya yang sama.

Pertama buka Program CorelDraw buka menu bar 'File' klik New atau Ctrl + N
buka lagi menu bar 'File' klik Import atau Ctrl + I, buka file gambar yang hendak di klik import > open, kemudian drag kursor di area gambar hingga sesuai ukuran yang diinginkan


 





























klik 'shape tool' pada tool box (F10) nomor 2 dari atas sebelah kiri jendela CorelDraw, buat 2 buah node baru seperti pada gambar (bawah kiri) hapus node lama yang ada di sudut dengan cara double click hasilnya akan seperti (gambar bawah tengah), klik 'Interactive Drop Shadow Tool' pada Tool Box, klik n drag pada gambar (gambar bawah kanan)




 











kemudian buatlah segitiga dengan menggunakan Bezier Tool, edit dengan Shape Tool, sembunyikan outline-nya dengan cara klik kanan pada tanda X di Color Palette atau klik warna putih. buka Fill pada Tool Box pilih Fountain Fill (F11), setelah muncul fountain fill dialog pilih Type linear, atur mid-point, angle, steps dan edge pad




jika belum puas bisa menggunakan preset rubah typenya menjadi linear gunakan warna putih dan gray saja setelah dirasa cukup, buka 'file' kemudia Export atau Ctrl + E, simpan gambar dengan format JPG  atau Bmp.





 















 selesai sudah !